Jurnal Nasional Pariwisata (JNP) merupakan jurnal ilmiah di bidang kepariwisataan yang diterbitkan oleh Pusat Studi Pariwisata, Universitas Gadjah Mada. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dan pengembangan, kajian serta pemikiran kritis tentang kepariwisataan. Penyebarluasan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dalam praktik secara nyata oleh stakeholder terkait dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan untuk tujuan pengembangan kepariwisataan.
Selamat kepada Dr. Mohamad Yusuf sebagai Kepala Pusat Studi Pariwisata UGM, dan kami ucapkan terima kasih kepada Prof. Dr.-Phil. Janianton Damanik selama ini telah memimpin Puspar UGM.
Pusat Studi Pariwisata UGM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta komitmen semua pihak atas pelaksanaan 3rd INTACT sehingga dapat berlangsung lancar. Semoga kerja sama kita semakin erat dan terus berlanjut. Salam Pariwisata.

Pimpinan, Tim Ahli, Tim Peneliti dan Staf/Tendik Pusat Studi Pariwisata UGM
mengucapkan
Selamat Idul Fitri 1443H,
Minal Aidhin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Pusat Studi Pariwisata UGM @2022
This international conference aims to discuss and provide critical views based on empirical experience and the relevant concepts to the changing trends and future directions of tourism development after the Covid-19 pandemic. Some of the topics that can be raised as discussion material include (but are not limited to):
Seminar Series Revitalisasi Manajemen dan Navigasi Para Pemasar Destinasi Pada Masa Pandemi Covid-19
Puspar UGM menyelenggarakan seminar series secara online pada 21 Mei 2021 dengan mengangkat tema utama yaitu Revitalisasi Manajemen dan Navigasi Para Pemasar Destinasi Pada Masa Pandemi Covid-19. Menghadirkan narasumber
Keynote Speaker : Dr. Sandiaga S. Uno, MBA., Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Barekraf.
Narasumber 1 : Dr. Frans Teguh, MA., Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kemenparekraf/Barekraf
Narasumber 2 : Dr. Agus Rochiyardi, M.M., Direktur Pemasaran Badan Otorita Borobudur.
Tourism destinations after COVID-19?
Tools, methods, strategies and instruments for building Yogyakarta back better
Pariwisata setelah COVID – 19 ?
Sejak COVID-19 menyebar ke seluruh dunia, banyak negara melakukan lock down untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Perjalanan hanya dimungkinkan untuk jarak pendek sedangkan perjalanan internasional tidak mungkin dilakukan. Orang-orang juga tidak diperkenankan berkumpul dalam jumlah besar. Hal ini membuat sektor pariwisata mengalami kemunduran dan menghadapi kondisi yang penuh ketidakpastian di masa depan.
Melihat kondisi ini, CELTH, sebuah organisasi para pakar dalam leisure, tourism & hospitality menawarkan panduan untuk menyusun berbagai skenario untuk kebangkitan pariwisata. Panduan-panduan ini disampaikan dalam sebuah webinar yang dilakukan bersama dengan Pusat Studi Pariwisata UGM. Dalam kegiatan ini akan disampaikan panduan-panduan praktis dan contoh-contoh best practice di beberapa negara yang diharapkan dapat membantu para pemangku kepentingan di Yogyakarta untuk membangkitkan pariwisata pasca pandemi.
Pimpinan, Tim Ahli, Tim Peneliti dan Staf/Tendik Pusat Studi Pariwisata UGM
mengucapkan
Selamat Idul Fitri 1442H,
Minal Aidhin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Pusat Studi Pariwisata UGM @2021
Pimpinan, Tim Ahli, Tim Peneliti dan Staf/Tendik Pusat Studi Pariwisata UGM
mengucapkan
Selamat Natal
& Tahun Baru 2021
Pusat Studi Pariwisata UGM @2020
Seminar Series Kepariwisataan Online Pusat Studi Pariwisata UGM
“PARIWISATA DAN KENORMALAN BARU dalam PERSPEKTIF ILMUWAN”
23 Juli 2020, 09.00 – 12.00 WIB
Kenormalan Baru (new normal) pasca pandemi Covid-19 membawa implikasi yang rumit dalam pariwisata Indonesia.
Semua mata-rantai produk pariwisata, wisatawan, masyarakat, pemerintah, dan pelaku bisnis, harus beradaptasi dengan tuntutan Kenormalan Baru tersebut.
Strategi dan aksi perlu ditemukan agar ia tidak dihadapi semata-mata sebagai hambatan tetapi sekaligus peluang untuk melanjutkan pembangunan pariwisata Indonesia.
